Formula 1 memang memiliki audiens yang besar di televisi. Namun jumlah penonton yang hadir untuk menonton langsung ke sirkuit masih tak sesuai harapan.
Sejumlah usaha dilakukan penyelenggara untuk menarik minat penonton datang langsung ke sirkuit. Dikutip dari ESPN, Februari silam penyelenggara GP Malaysia berencana melangsungkan balapan malam untuk meningkatkan jumlah kehadiran penonton.
Sementara itu penyelenggara GP Korea untuk tahun ini menurunkan harga tiket. Di musim lalu, ada 80 ribu penonton yang hadir langsung di sirkuit di hari balapan. Ada pun kapasitas tempat duduk adalah 135 ribu kursi.
Ada pun ABC News memberitakan bahwa jumlah penonton GP Australia tahun ini mengalami penurunan sebesar tujuh ribu penonton dibandingkan tahun sebelumnya.
Dikutip dari CNN, bos tim Lotus Toni Fernandes mengatakan bahwa F1 bisa belajar dari sepakbola untuk bisa meningkatkan minat publik menyaksikan langsung balapan. Salah satunya dengan memberdayakan aspek fans.
"Di semua industri sepakbola, ada hubungan yang lebih terintegrasi antara klub dengan suporter dibanding dengan F1. Saya pikir dari situ kita juga bisa belajar dengan cepat tentang bagaimana agar tim-tim di F1 bisa lebih mudah dijangkau oleh fans," kata Fernandes --yang juga pemegang saham mayoritas klub sepakbola Premier League Queens Park Rangers.








